Rabu, 08 November 2017

PEMROGRAMAN PERTEMUAN 4

assalamualaikum warrohmatullahi wabarakatuh
Segala puji bagi Allah subhanauwata’ala dan shalawat kepada rasululah muhammad shalallahu alaihi wasallam.
kini kita ketemu lagi di artikel gua yang gak ketata rapi, ya begitulah gua . ini gaya gue mana gaya lu… sudah sudah abaikan saja curhatan saya. langsung saja di tarik koplingnya dan masukan gigi dan gas. kita mulai masuk ke pembelajari kita. kita belajar bareng…..
biar gak bingung dibaca dulu ya . …
  • JENIS STRUKTUR SELEKSI
–Struktur seleksi sederhana (if)
–Struktur seleksi tersarang (nested if)
Struktur Switch – case
STRUKTUR SELEKSI SEDERHANA ( IF)
  • Bentuk ini merupakan bentuk yang paling sederhana dari keseluruhan struktur seleksi yang ada. Pada bentuk ini, jika memiliki nilai true saja yang akan diproses .
SATU KONDISI ya bukan SATU HATI
Perintah :
If (Variabel=Nilai Variabel)
{
Blok statement kondisi yang benar
}
Contoh :
Mengisi Keterangan:
Jika Nilai Siswa >= 60, maka Keterangan=‘Lulus’
Jika Nilai Siswa < 60, maka Keterangan=‘Tidak Lulus’

SOALLLLLLLL Pertama!!!!!
  • Buatlah output sbb:
  • NPM : (input dari keyboard)
  • Nama : (input dari keyboard)
  • Nilai Praktikum : (input dari keyboard)
Jika nilai praktikum lebih besar atau sama dengan 60 maka tampilkan kalimat “keterangan = lulus”
pertemuan 3.1
jika nilainya diatas 60 akan menghasilkan keterangan lulus .. lalu bagaimana jika dibawah 60…..????
pertemuan 3.2
jika  dibawah 60 akan mengeluarkan hasil keterangan yaitu tidak lulus.. baiklah dibawah saya akan berikan code nya..
import java.util.Scanner;
public class Testing {
/**
* @param args the command line arguments
*/
public static void main(String[] args) {
{
int praktikum;
Scanner one= new Scanner (System.in);
System.out.print(“NPM =”);
String npm = one.nextLine();
System.out.print (“Nama =”);
String nama = one.nextLine();
System.out.print (“Masukkan Nilai Praktikum =”);
praktikum = one.nextInt();
System.out.println(“NPM =” + npm );
System.out.println(“Nama =” + nama);
if (praktikum>=60)
System.out.println(“keterangan =”+” lulus “);
else
System.out.println(“keterangan=”+” tidak lulus”);
}
}
}
harusnya sih berhasil kalo kalian ikutin contoh diatas, baik lanjut ke pembahsan materi berikutnya……
STRUKTUR SELEKSI TERSARANG (IF-ELSE)
  • Bentuk ini, baik kondisi bernilai true ataupun false diikuti oleh proses khusus. Tetapi yang harus diperhatikan adalah bahwa proses khusus pada keadaan true tidak mungkin akan diproses pada keadaan false dan sebaliknya
Dua Kondisi
  • Perintah :
If (Variabel=Nilai Variabel)
{
Blok statement kondisi yang benar
}
Else
{
Blok statement kondisi yang salah
}

GAK ADA SOAL GA ASYQUEEEE
  • Menentukan besarnya potongan dari pembelian barang yang diberikan seorang pembeli, dengan kriteria :
  • a. jika total pembelian kurang dari Rp. 50.000,- potongan yang diterima sebesar 5% dari total pembelian.
  • b. Jika total pembelian lebih dari atau sama dengan Rp. 50.000,- potongan yang diterima sebesar 20% dari total pembelian.
OUTPUT
  • Total pembelian Rp. = 50000 (input)
  • Besarnya potongan Rp. 10000 (otomatis)
  • Jumlah yang harus dibayarkan Rp. 40000 (otomatis)
Berikut adalah hasilnya jika yang dikerjakan benar hasil dari runnigannya yachh..
pertemuan 3.2
tuh kayak begitu yee ngerjainnya ayo dah lu pada cobaa.. apa perlu gua kasih codenya juga nih???
import java.util.Scanner;
public class Jualbeli {
/**
* @param args the command line arguments
*/
public static void main(String[] args) {
int pembeli, diskon, selain, bayar, bayar2;
Scanner one= new Scanner (System.in);
System.out.print(“NPM =”);
String npm = one.nextLine();
System.out.print (“masukkan total pembelian =”);
pembeli = one.nextInt();
System.out.println(“NPM =” + npm );
if (pembeli>=50.000){
diskon = pembeli * 20 /100;
bayar = pembeli – diskon;
System.out.println(“anda dapat potongan”+diskon);
System.out.println(“total yang dibayar =”+bayar);
}
else{
selain = pembeli * 5/100;
bayar2 = pembeli – selain;
System.out.println(“anda dapat potongan =” + selain);
System.out.println(“total yang dibayar =” + bayar2);
}
}
}
lanjut ke soal selanjutnya kali ini kerjakan yaaa
TIGA KONDISI ATAU LEBIH 
  • perintah 1 :
if (variabel 1= Nilai Variabel-1)
}
Blok statment -1 yang bener
}
Else
if (variabel-2 Nilai Variabel-2)
{
blok statment-2 yang salah
}
else
{
Blok statment-3 kondisi salah
}
SOAL….!!!!
BUAT LAPORAN NILAI KURSUS KILAT SBBM
  • input data variabel :
– nama Mahasiswa , nilai Word ,nilai exel nilai acces diisi sendiri
  • nilai = (nilai word + nilai excel + nilai acces )/3
  • Nilai huruf
– jika nilai >= 80, maka nilai huruf = ”A”
-jika nilai >=66, dan nilai <80, maka nilai hururf= “B”
-jika nilai >=55, dan nilai <66 maka nilai hururf= “C”
-jika nilai >=41, dan nilai <55, maka nilai hururf= “D”
-jika nilai >41,maka nilai hururf= “E”
  • NILAI MUTU :
– jika nilai huruf =”A” maka nilai mutu=”memuaskan”
– jika nilai huruf =”B” maka nilai mutu=”baik”
– jika nilai huruf =”C” maka nilai mutu=”cukup”
– jika nilai huruf =”D” maka nilai mutu=”kurang”
– jika nilai huruf =”E” maka nilai mutu=”gagal”
  • KETERANGAN 
– Jika nilai >=55, keterangan=”lulus”
-Jika nilai <55 keterangan =”tidak lulus”
RANCANGAN INPUT & OUTPUT 
 
                                                            
Nama Mahasiswa                         = Sabar Handwiputra
Nilai Microsoft word                    = 80
Nilai Microsoft exel                     = 80
Nilai Microsoft acce                    = 80
Nilai rata rata keseluruhan          = 80.0
Nilai Huruf                                  = A
Nilai Mutu                                   = Sangat Baik
——————————————–
Keterangan Mahasiswa = Lulus
Oke sekian dulu pembahasan yang kurang jelas ini semoga bermanfaat yakkk..
wasssalamualaikum warrohmatullahi wabarakatuh…

BELAJAR PENGGUNAAN SWITCH CASE PADA JAVA (PERTEMUAN 5)


Assalamualaikum wr.wb
hari ini  saya  akan membahas tentang Struktur Switch  – case
Seperti biasa saya akan menjelaskan pengertian darii Struktur Switch – case
Switch Case merupakan salah satu bentuk percabangan, bentuk dari Switch-case merupakan pernyataan yang dirancang khusus untuk menangani pengambilan keputusan yang melibatkan sejumlah atau banyak alternatif penyelesaian. Pernyataan switch-case ini memiliki kegunaan sama seperti if – else bertingkat
Kegunaan Switch case
Switch case digunakan untuk percabangan yang kondisinya banyak. Sedangkan percabangan if  hanya bisa untuk menangani dua kondisi yaitu TRUE atau FALSE. Tapi jika kita ingin melakukan percabangan untuk peringkat nilai, contoh nilai A = sempurna, B = bagus, C = sedang, D = kurang, akan ribet jika kita menggunakan percabangan if untuk menyelesaikan kondisi tersebut. Untuk itu mari kita pelajari percabangan switch case.
Dan saya akan menjelaskan 3 soal tentang Switch case sebagai berikut :
SOAL 1
•Buat program dengan output:
•Memilih Jurusan
•Masukkan Pilihan :
•Jika pilihan sama dengan “1” ,maka “Jurusan Sistem Informasi”. Jika pilihan sama dengan “2”, maka “Jurusan Tehnik Informatika”. Selain itu maka “pilihan anda salah”.
INPUT CODING :
import java.util.Scanner
public static void main(String[] args) {
int pil;
String Jurusan=”Memilh Jurusan”;
System.out.println(Jurusan);
System.out.println(“Ketik angka 1 untuk memilih TI”);
System.out.println(“Ketik angka 2 untuk memilih SI”);
System.out.print (“Masukan Pilihan=”);
Scanner input=new Scanner (System.in);
pil=input.nextInt();
switch (pil){
case 1: System.out.println(“Jurusan SI”);break;
case 2: System.out.println(“Jurusan TI”);break;
default: System.out.println(“Pilihan Anda Salah”);break;
}
OUTPUT :
switch andika
SOAL 2
SOAL PERTEMUAN 5.png
INPUT CODING :
import java.util.Scanner;
public class TOKO_SUSU {
public static void main(String[] args){
String kode_susu =””, nama_susu=””;
int ukuran=0,harga=0,jml=0,total=0;
Scanner input = new Scanner(System.in);
System.out.println(“TOKO BIG SUSU”);
System.out.println(“—————————————-“);
System.out.println(“A. Susu Dancow”);
System.out.println(“\t 1. Ukuran kecil”);
System.out.println(“\t 2. Ukuran Sedang”);
System.out.println(“\t 3. Ukuran Besar”);
System.out.println(“B. Susu Bendera”);
System.out.println(“\t 1. Ukuran kecil”);
System.out.println(“\t 2. Ukuran Sedang”);
System.out.println(“\t 3. Ukuran Besar”);
System.out.println(“C. Susu SGM”);
System.out.println(“\t 1. Ukuran kecil”);
System.out.println(“\t 2. Ukuran Sedang”);
System.out.println(“\t 3. Ukuran Besar”);
System.out.print(“Masukan Kode Susu [A/B/C] :”);
kode_susu = input.nextLine();
System.out.print(“Masukan Ukuran Kaleng [1/2/3] :”);
ukuran = input.nextInt();
switch(kode_susu){
case “A”:
nama_susu =”Dancow”;
switch(ukuran){
case 1 : harga = 15000; break;
case 2 : harga = 20000; break;
case 3 : harga = 25000; break;
default : harga = 0; break;
}
break;
case “B”:
nama_susu =”Bendera”;
switch(ukuran){
case 1 : harga = 15000; break;
case 2 : harga = 20000; break;
case 3 : harga = 25000; break;
default : harga = 0; break;
}
break;
case “C”:
nama_susu =”SGM”;
switch(ukuran){
case 1 : harga = 15000; break;
case 2 : harga = 20000; break;
case 3 : harga = 25000; break;
default : harga = 0; break;
}
break;
}
System.out.println(“Susu : “+ nama_susu);
System.out.println(“Harga Satuan Barang : “+harga);
System.out.print(“Jumlah yang dibeli : “);
jml = input.nextInt();
total = jml * harga;
System.out.println(“Harga yang harus di bayar sebesar Rp. “+total);
}
}

OUTPUT :
toko susu dika.png

Demikian penjelaskan yang saya sampaikan kurang lebihnya mohon maaf
Terima kasih ;D
Wasalamualaikum wr.wb